Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Pria Cancer


Saya ingin menjalani setiap sudut kecil ke depan dengan cara sederhana. Tentang mimpi, harapan dan cita-cita yang belum tercapai mungkin saya usahakan kembali. Entah bagaimana saya melakukannya nanti. Yang paling penting, saya ingin menikmati saja.

Saya kembali melakukan perjalanan mulai hari ini. Kali ini, sebagai pria cancer. Salah satu zodiak yang dianggap suka bawa perasaan dan terkadang mereka sangat setia terhadap pasangannya.

Halaman ini tidak membahas tentang bagaimana pria cancer itu menurut zodiak. Sudah banyak yang membahasnya. Lewat halaman ini, saya akan bercerita tentang apa yang terjadi dalam perjalanan mendapatkan pengalaman.

Apakah itu tentang haru biru perasaan? Atau makna sebagai pria yang berusia 34 tahun, tahun ini. Sungguh, saya sudah tidak muda lagi dan berharap segera mungkin berpisah dari yang namanya kesendirian.

Beberapa episode perjalanan hidup terakhir, saya menyukai yang namanya sepi. Itu sungguh mewah sekali. Namun akhir-akhir ini, ada desakan yang tak pernah terpikirkan awalnya menjadi sepi terasa bara api.

Selamat datang Pria Cancer, pria 34 tahun yang mencintai hal sederhana dan menjalani hidup apa adanya. Pria yang berharap segera berkeluarga namun tidak menyukai suasana keluarga yang datang seakan berharga.

Saya rindu duduk di depan meja laptop saya. Saya rindu kekasih saya yang jauh di sana dan saya menyukai pagi dan sore saat memberi makan kucing. Dan juga, saya senang bisa terus bersyukur karena setiap hari penuh sensasi.

Artikel terkait :

Komentar

  1. Balasan
    1. Terima kasih.

      Setidaknya saya tidak sia-sia menulis ini

      Hapus
    2. Karena saya juga merasakan apa yang mas tulis di atas. Langsung nangkep, gitu.

      Hapus
  2. Padahal tulisanne sepertinya biasa tapi maknanya dalemmmm *halah
    setidaknya merasa ada yang sepemikiran :p

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini